Setiap kali kita melihat sampah yang sembarangan berantakan di jalan, di taman, atau bahkan di dalam rumah, kita mungkin tidak akan langsung menghubungkannya dengan dampaknya terhadap lingkungan. Namun, secara sebenarnya, sampah yang tidak terurus dapat memperburuk efek perubahan iklim.
Mengapa Sampah Mengancam Lingkungan
Sampah yang tidak diolah dengan benar akan menghasilkan gas metana, salah satu emisi utama yang berkontribusi terhadap perubahan iklim. Ketika sampah organik seperti makanan dan sayuran dibawa ke tempat pembuangan akhir yang tidak terlindungi, mereka dapat mulai proses fermentasi yang membuang gas metana.
Contoh: Sampah di Pantai
Pantai seringkali dipenuhi dengan sampah plastik. Semua itu termasuk botol-botol plastik, karpet-karpet kecil, dan bahkan komponen elektronik yang sudah rusak. Ketika sampah tersebut tidak dibuang kembali ke lingkungan, maka itu akan memecah dan menyebarkan racun-racun berbahaya ke laut.
Efek Perubahan Iklim
Perubahan iklim adalah fenomena di mana suhu bumi meningkat. Ini disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk perubahan gas rumah kaca yang dihasilkan oleh kegiatan manusia seperti pembakaran fosil dan penggunaan transportasi.
- Gas metana dapat memicu pola cuaca ekstrem.
- Perubahan suhu global dapat menyebabkan perubahan pola hujan.
Bagaimana Akan Mengurangi Dampak Sampah
Untuk mengurangi dampak sampah, kita harus memperhatikan cara-cara berikut:
Mengelola sampah dengan baik dengan menggunakan wadah yang sesuai dan memastikan sampah tersebut diolah dengan benar.
Praktik yang Dapat Anda Lakukan
Anda dapat melakukan hal-hal berikut untuk mengurangi dampak sampah:
eureka.eu : Page Not Found | Eureka – Sampah yang tidak terurus dapat memperburuk efek perubahan iklim.
- Menggunakan wadah yang tahan lama dan sesuai.
- Mengumpulkan sampah organik untuk diolah menjadi bahan kompos.