Wednesday

21-01-2026 Vol 19

Sampah Menghasilkan Gas Metana yang Menyebabkan Perubahan Iklim

Apakah kamu pernah membayangkan jika sampah yang kamu buang setiap hari bisa menghasilkan gas metana? Benar, itu adalah kemungkinan di masa depan. Gas metana adalah salah satu gas utama yang menyebabkan perubahan iklim dan merupakan hasil dari proses pembakaran organic pada sampah organik seperti kompos, limbah makanan, dan lain-lain.

Sampah Menghasilkan Gas Metana

Gas metana dihasilkan dari proses anaerobik yaitu tanpa oksigen. Hal ini terjadi ketika mikroorganisme seperti bakteri memecah adenan organik di dalam sampah, seperti limbah makanan yang tidak dimasak dengan baik atau sampah kompos.

  • Bakteri seperti Methanobacterium dan Methanococcus adalah contoh mikroorganisme anaerobik yang memecah adenol organik dan menghasilkan metana.
  • Sampah-sampah di bawah ini dapat menghasilkan gas metana jika tidak dimasak dengan baik atau dibuang ke udara: limbah makanan, sampah kompos, dan daun kering yang disamping buang ke tanaman.

Dampak Gas Metana terhadap Perubahan Iklim

Gas metana adalah salah satu gas utama yang menyebabkan perubahan iklim. Dalam perjanjian Paris tahun 2015, telah ditetapkan untuk mengurangi emisi gas metana sampai pada level net nol pada awal abad ke-2100.

Menurut data IPCC (Intergovernmental Panel on Climate Change), jika kita tidak berubah pola kehidupan dan mengurangi pengeluaran gas metana, maka perubahan iklim akan semakin cepat.

Mengurangi Gas Metana dengan Membuat Kebijakan yang Baik

Ada beberapa cara untuk mengurangi gas metana di rumah tangga. Salah satu cara adalah memastikan bahwa sampah organik dikuras dan dimasak dengan baik sebelum dibuang ke udara.

  • Membuat kubangan kompos di rumah bisa berperan sebagai alternatif pembuatan sampah yang tidak menghasilkan gas metana.
  • Penggunaan bahan organik dalam pengolahan limbah akan mengurangi emisi gas metana.

Betus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *